Rabu, 18 Oktober 2023

Ringkasan Sejarah Peradaban Islam

               BAB 1


   MENGENAL KONSEP DASAR

 SEJARAH PERADABAN ISLAM

A. Pengertian Sejarah

Sejarah memiliki peran yang besar dalam sebuah peradaban manusia. Oleh sebab itu, tidak jarang sejarah dibuat memihak kepada penguasa. Akibatnya muncullah ungkapan sejarah memihak, tentunya memihak kepada yang berkuasa. Pengertian sejarah dalam artian sebuah kajian ilmu pengetahuan lebih luas dan mendalam dari sekedar peristiwa. Kata sejarah memiliki padanan dengan kata history dalam bahasa Inggris. Kata history berasal dari bahasa Yunani historia yang berati: inquiry , interview, interogasi dari seorang saksi mata, dan juga laporan mengenai hasil-hasil tindakan dari seorang saksi, hakim, dan orang yang tahuIstilah sajarah berasal dari kata Arab syajaratun yang artinya pohon yang mirip pengertiannya dengan salasilah kemudian diadopsi menjadi sejarah yang akhirnya digunakan secara umum yang sama maksudnya dengan istilah history sebagai hasil dari sebuah penelitian ilmiah dalam bahasa Inggris.

B. Pengertian Peradaban Islam 

Peradaban Islam adalah terjemahan dari kata Arab al-hadharah al-Islamiyah. Kata Arab ini juga sering diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi kebudayaan Islam. Budi berarti akal dan daya berarti kekuatan. Sementara itu, peradaban berasal dari bahasa Arab ―adab yang berarti bernilai tinggi. Menurut Koentjaraningrat, sebagaimana dikutip dari Supriyadi, kebudayaan paling tidak mempunyai tiga wujud. wujud ideal, yaitu wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya, wujud kelakuan, wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat, dan wujud benda, yaitu wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya. Selain itu, istilah peradaban juga dipakai untuk mengungkapkan suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan, dan ilmu pengetahuan yang maju dan kompleks.

C. Pengertian Sejarah Peradaban Islam

Dari pengertian sejarah dan peradaban Islam, maka dapat dirumuskan pengertian tentang Sejarah Peradaban Islam, yaitu:
1. Keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan peradaban Islam dari waktu ke waktu, sejak zaman kelahiran Islam sampai dengan masa sekarang.
2. Cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan peradaban Islam, baik dari segi ide, pemikiran, konsepsi, institusi, dan operasionalisasi sejak zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang.

D. Ruang Lingkup Sejarah Peradaban Islam

Ruang lingkup sejarah peradaban Islam berkaitan erat dengan objek kajian sejarah. Dengan demikian, akan diperoleh apa yang disebut dengan sejarah serba objek. Akan tetapi, sebagai cabang dari ilmu pengetahuan, khususnya ilmu sosial, objek sejarah peradaban Islam umumnya tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh ilmu-ilmu sosial lainnya, seperti mengenai sifat-sifat yang dimilikinya.

E. Metode dan Metedologi Sejarah

Metode dan metodologi adalah dua kata yang memiliki hubungan erat namun tetap dapat dibedakan. Sementara, metodologi adalah suatu cabang filsafat yang berhubungan dengan ilmu tentang metode atau prosedur. Dengan demikian, metode dan metodologi adalah dua fase kegiatan yang berbeda untuk tugas yang sama.

F. Periodesasi Sejarah Peradaban Islam

Terdapat perbedaan di kalangan sejarawan mengenai permulaan sejarah peradaban Islam. Sebagian sejarawan berpendapat bahwa sejarah peradaban Islam dimulai ketika Rasulullah Saw. mulai menerima wahyu.Namun, sebagian lagi berpendapat bahwa sejarah peradaban Islam dimulai sejak Rasulullah hijrah ke Madinah.Islam. Dalam hal isi, sebenarnya tidak jauh berbeda karena para sejarawan Islam pada umumnya telah menyepakati fakta-fakta sejarah peradaban Islam.

G. Manfaat Sejarah Peradaban Islam

Berbicara mengenai manfaat mempelajari SPI tentunya sangat banyak.Di antaranya yang saya anggap penting adalah mahasiswa khususnya dan Muslim pada umumnya menjadi tahu kemajuan yang berhasil dicapai oleh umat Islam terdahulu.


BAB 2

BANGSA ARAB MENJELANG KELAHIRAN ISLAM

Hal yang menyebabkan bangsa Arab menjelang kelahiran Islam tidak memiliki peran besar dan signifikan dalam peradaban manusia dikarenakan budaya jahiliyah mereka. Bangsa Arab disibukkan dengan peperangan antar suku. Tidak jarang dikarenakan hal sepele mereka melakukan perang besar yang berlangsung selama bertahun-tahun

A. Keyakinan Masyarakat Arab Pra-Islam dan Kedudukan Ka'bah

Adapun agama Yahudi banyak dianut oleh para imigran yang bermukim di Yastrib dan Yaman. Kristen yang banyak berbahasa Yunani. Hal inilah yang mendorong munculnya pertentangan antara misionaris dan pemikir Yunani yang memunculkan usaha-usaha mendamaikan antara filsafat Yunani yang bertumpu pada akal dan doktrin Kristen yang bertumpu pada iman. Inilah yang melahirkan sekte-sekte Kristen yang kemudian menyebar ke berbagai penjuru, termasuk Jazirah Arab dan sekitarnya. Misionaris sekte ini telah menjelajahi penjuru-penjuru Jazirah Arab yang memastikan bahwa dakwah mereka telah sampai di Mekkah, baik melalui misionaris atau pedagang Quraisy.Ka‘bah pada masa pra Islam memiliki kedudukan yang sangat penting bagi bangsa Arab. 6 Dikarenakan banyaknya peziarah yang datang setiap tahun ke Ka‘bah, para saudagar Mekkah pada masa itu melihat adanya peluang bisnis yang besar.

B. Kehidupan Arab Pra-Islam

Beternak identik dengan Arab pedalaman dan berdagang identik denganArab perkotaan. Mereka yang beternak sangat mengandalkan lembahlembah subur untuk mengembalakan binatang ternaknya karena hanya di oase itulah terdapat air dan rumput-rumput subur. Dikarenakan oase tidak ada di semua tempat di jazirah Arab maka acapkali oase menjadi rebutan suku-suku Arab sehingga memicu peperangan. Bagi suku yang memenangi peperangan maka mereka akan menguasai oase tersebut. Sementara yang kalah akan pergi mencari oase yang lain. Inilah salah satu penyebab mengapa bangsa Arab pra-Islam dikenal sebagai bangsa nomaden.Sementara itu, bagi orang-orang Arab yang tinggal di perkotaan mereka menggantungkan hidupnya dengan berdagang.



BAB 3 

MUHAMMAD SANG NABI

Muhammad dilahirkan pada tahun 570 M, menurut Hitti tahun 571 M, ketika pasukan gajah Abrahah menyerang Mekkah guna menghancurkan Ka‘bah. Ayah Muhammad saw wafat ketika Muhammad masih berada dalam rahim ibundanya. Selama dalam pengasuhan kakeknya, Muhammad mulai dapat menghilangkan kesedihan atas meninggalnya ibunya tercinta. Muhammad mulai terbiasa hidup tanpa seorang ibu, meski tidak berarti kehilangan cinta dan kasih sayang.Selama dalam pengasuhan kakeknya curahan dan perhatian tidak pernah luput kepada Muhammad. Ia mendapatkan perlindungan dan perhatian yang luar biasa dari kakeknya.Bahkan pada saat Muhammad sedang sujud dalam salat lalu Hasan atau Husain datang menaiki punggungnya maka Muhammad akan menunggu sampai cucunya itu sendiri yang turun barulah ia bangun dari sujudnya. Bagi Muhammad tindakan anak-anak itu dapat dimengerti karena mereka belum mengerti dan paham terhadap apa yang mereka lakukanDemikianlah sosok Muhammad Sang Nabi. Muhammad Saw. Semoga kita semua dapat meneladani Nabi kita tercinta, Muhammad Saw.Pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal 11 H, setelah 13 hari ia mengeluh sakit, Nabi Muhammad Saw.



BAB 4

ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD

A. Misi Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Sebelum menerima wahyu kerasulannya, Muhammad sering melakukan kontemplasi di gua Hira. Dalam perenungannya itu, Muhammad memikirkan kondisi masyarakat Arab yang gemar melakukan kekerasan dan menyembah berhala. Usaha Muhammad itu kemudian memperoleh hasilnya. Tepat berusia 40 tahun, Muhammad menerima wahyu dari Allah.Sejak saat itu, Muhammad resmi menyandang status sebagai Rasulullah. Dengan misi tersebut di atas maka sosok Nabi Muhammad dikenal sebagai seorang Nabi sekaligus sebagai negarawan. Nabi Muhammad bertugas memimpin umat Islam agar sukses di dunia dan di akhirat kelak. Misi Nabi Muhammad yang termaktub dalam ajaran Islam berhasil membawa bangsa Arab yang sebelumnya barbar dan tidak dikenal oleh bangsa lainnya menjadi bangsa yang maju dan menguasai dunia.

B. Periode Mekkah

Dakwah Rasulullah terbagi ke dalam dua periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah. Dakwah ini berlangsung selama tiga tahun. Dalam dakwah ini Rasulullah mendakwahkan ajaran Islam terbatas kepada keluarganya. Rasulullah belum mengetahui cara berdakwah ke kaum Quraisy.Kedua dakwah secara terang-terangan. Dalam dakwah secara terang-terangan ini Rasulullah menerima banyak perlakuan yang tidak menyenangkan. Bahkan, perlakuan penduduk Mekkah kepada Rasulullah dan pengikutnya semakin buas dan beringas. Namun, penghinaan dan pelecehan itu tidak menyurutkan semangat umat Islam yang masih sedikit.Untuk menghindari hal terburuk akhirnya umat Islam yang masih sedikit itu hijrah ke Madinah. Di samping terus berdoa kepada Allah agar melindungi dan memberikan pertolongan kepada umat Islam, Nabi juga mencarikan solusi bagi umat Islam. Akhirnya, Nabi menemukan solusi untuk menyelamatkan umat Islam. Islam dapat membangun kehidupannya dan mengembangkan Islam hingga suatu ketika mampu menaklukkan Mekkah.

C. Periode Madinah

Dakwah di luar Mekkah atau di Madinah dimulai dari penghujung tahun kesepuluh kenabian sampai akhir hayat Rasulullah. Hijrah Rasulullah dan ummat Islam ke Madinah tidaklah terwujud begitu saja. Ada kondisi yang mendukung terjadinya hijrah tersebut, yaitu Bai`at Aqabah. Rasulullah datang ke negerinya adalah guna mendamaikan pertikaian antar suku yang tidak kunjung berhenti.Tentu saja Yahudi menerima Rasulullah dengan penuh kecurigaan tetapi pendekatan yang dilakukan Rasulullah mampu menjinakkan mereka, paling tidak, sampai Rasulullah eksis di Madinah. Kemajemukan komunitas Madinah membuat Rasulullah melakukan negosiasi dan konsolidasi melalui perjanjian tertulis yang terkenal dengan Piagam Madinah



BAB 5

PERIODE KHULAFA AL-RASYIDIN

A. Khalifah Abu Bakar As-Shidiq

Panggilan Abu Bakar sebelum memeluk Islam adalah Abdul. Rasulullah juga memberikan ash-Shiddiq, yang berkata benar, kepada Abu Bakar karena dia percaya 100% peristiwa Isra Mi‘raj Rasulullah. Abu Bakar ash-Shiddiq. Abu Bakar meninggal diperkirakan pada tanggal 21 Jumadil Akhir 13 H atau 23 Agustus 634 M. Abu Bakar dilahirkan dari lingkungan suku yang berpengaruh. Bakar merupakan orang yang pertama kali masuk Islam.Abu Bakar terhadap Islam dikarenakan dia telah sangat mengenal pribadi Rasulullah. Abu Bakar ketika mempercayai peristiwa Isra Mi‘raj Nabi. Pengorbanan Abu Bakar terhadap Islam sudah banyak diakui oleh sejarawan. Mereka yang masuk Islam diajak oleh Abu Bakar itu kemudian menjadi sosok penting dalam penyebaran Islam selanjutnya.Abu Bakar kemudian menjadi tangan kanan Rasul.

B. Khalifah Umar bin Khatab

Pada masa Umar, dua kekuatan besar dunia pada masa itu, yaitu Romawi dan Persia, berhasil dibuat bertekuk lutut. Bahkan, Persia berhasil dibuat Umar menghilang selama-lamanya dari dunia.Umar memimpin satu negara baru yang memiliki kekuasan yang luas dan besar. Umar memiliki kecakapan sebagai seorang pemimpin negara. Umar seringkali mengadakan musyawarah dengan rakyat untuk memecahkan masalah-masalah umum dan kenegaraan yang bermunculan seiring dengan perjalanan waktu. Sebagai seorang pemimpin, Umar memiliki pandangan yang sangat maju atau visioner.Salah satu terobosan penting yang dilakukan Umar adalah keberaniannya dalam berijtihad dan menafsirkan Alquran serta Hadits Nabi. Sejarah menyebutkan bahwa suatu ketika Umar pernah tidak menghukum potong tangan seorang pencuri. Umar tidak melakukan potong tangan itu bukan bermaksud tidak menaati Alquran, tetapi dia mempunyai penafsiran bahwa si pencuri tidak boleh dihukum potong tangan apabila dia melakukan pencurian dengan terpaksa. Lebih jauh Umar memiliki argumen tidak memotong tangan si pencuri dikarenakan harta yang dicuri itu adalah miliki tetangganya yang kaya tetapi tidak memberikan bantuan kepada si pencuri.Peristiwa itu menunjukkan keluasan berpikir seorang Umar. Umar memberikan contoh yang jelas kepada umat muslim bahwa ijtihad adalah hal terpenting dalam kehidupan. Peradaban Islam pada masa Umar berkembang sangat pesat.

C. Khalifah Utsman bin Affan

Utsman ibn Affan lahir di Taif sekitar tahun 579 M. Nama lengkapnya adalah Utsman bin Affan bin Abi al-Ash bin Umayyah bin Abd alManaf al-Quraisy. Utsman termasuk orang pertama yang menerima ajaran Islam. Tanpa berpikir panjang Utsman menerima ajakan Abu Bakar tersebut dan mengucapkan syahadat di hadapan Nabi. Utsman meninggal pada 18 Zulhijjah 35 H atau bertepatan dengan 17 Juli 656 M di Madinah.Utsman meninggal dibunuh oleh para demonstran di rumahnya ketika sedang membaca Alquran. Sebagai generasi pertama yang masuk Islam, Utsman turut serta merasakan getirnya cacian dan hinaan penduduk Mekkah. Utsman dikenal sebagai sosok yang saleh. Pada siang hari Utsman berpuasa dan pada malam hari untuk salat.Utsman juga sangat gemar membaca Alquran bahkan sampai kematian menjemputnya Alquran berada dalam pangkuannya.

D. Khalifah Ali bin Abi Thalib





BAB 6

PERSATUAN DAN PEMERINTAHAN DINASTI UMAYYAH

A. Berdirinya Dinasti Umayyah

Kekhalifahan ini didirikan pada 661 Masehi. Pendiri sekaligus Khalifah pertama Bani Umayyah adalah Muawiyyah bin Abu Sufyan atau sering disebut Muawiyah 1. Muawiyah 1 pernah menjabat sebagai Gubernur Syam pada masa Khulafur Rasyidin,tepatnya pada pemerintahan Uman bin Khattab dan Utsman bin Affan

B. Kebijakan Politik dan Kondisi Sosial Pada Masa Dinasti Umayyah

Akan tetapi, semua itu tidak berlaku pada masa Dinasti Umayyah ini muncul ketidakpuasan di kalangan umat Islam sehingga memicu perlawanan dan pemberontakan-pemberontakan.Namun, semua perlawanan itu dapat dihancurkan termasuk perlawanan Husain yang berakibat kepada dipenggalnya kepala Husain oleh pasukan Yazid. Di antara anggota kerajaan yang suka mabuk-mabukan adalah Yazid. Akan tetapi, pada masa Dinasti Umayyah ini terdapat satu orang khalifah yang benar-benar menjalankan pemerintahan dengan adil dan bijaksana. Ia juga dikenal sebagai sosok yang wara‘, zuhud, dan taat kepada Allah. Adapun kelas yang ketiga adalah anggota-anggota sekte dan pemilik kitab suci yang diakui, yaitu Yahudi, Kristen, dan Saba. Kelas yang paling rendah adalah budak.

C. Kejayaan Dinasti Umayyah

Prestasi Dinasti Umayyah cukup besar dalam hal perluasan wilayah.Pemisahan kekuasaanPemisahan kekuasaan antara kekuasaan agama dengan kekuasaan politik .Pembagian wilayahPada masa khalifah Umar bin Khattab terdapat 8 propinsi.Maka pada masa Dinasti Umayyah menjadi 10 propinsi .Bidang administrasi pemerintahanDinasti umayyah membentuk beberapa diwan yaitu : 
a. Diwan al Rasail, semacam sekretaris jenderal yang berfungsi untuk mengurus surat-surat negara yang ditujukan kepada para gubernur atau menerima surat-surat dari mereka.
b. Diwan al Kharraj, yang berfungsi untuk mengurus masalah pajak
c.Percetakan uang dilakukan pada masa khalifah Abdul Malik ibnMarwan, Walaupun pengelolaan asset dari pajak tetap di baitul mal.
Organisasi KehakimanKehakiman pada masa ini mempunyai dua ciri khas yaitu: a.Ketika Walid ibn Abdul Malik berkuasa terjadi penyeragaman bahasa, yaitu semua administrasi negara harus memakai bahasa Arab.

D. Warisan Peradaban Dinasti Umayyah

Dinasti Umayyah juga mencatatkan banyak kemajuan dalam berbagai bidang, seperti bidang perekonomian, ilmu pengetahuan, seni, dan arsitektur. Dalam bidang pertanian Umayyah telah memberi tumpuan terhadap pembangunan sektor pertanian. Nabi dan Khulafa ar-Rasyidin belum memiliki tanda titik huruf dan harakat sehingga hal itu membuat umat Islam yang non Arab kesulitan dalam membaca Alquran. Atas perintah Ziyad bin Abiyah17 kepada Abual-Aswad Ad-Du‘ali dibuatlah harakat akhir terhadap Alquran. Atas perintah Hajjaj18 kepada Nasr bin Ashim dibuatlah tanda titik pada huruf-huruf Alquran. Nasr membuat titik satu, dua, dan tiga pada masing-masing huruf Alquran. Berkat usaha dari Nasr ini umat Islam non Arab tidak lagi kesulitan dalam membaca Alquran karena setiap hurufnya sudah bisa dibedakan.

E. Keruntuhan Dinasti Umayyah

Sebagian besar khalifah Bani Umayyah mengangkat lebih dari seorang putra mahkota. Putra mahkota yang lebih dahulu menduduki takhta cenderung mengangkat putranya sendiri. Hal itu menimbulkan perselisihan karena putra mahkota kedua dan ketiga yang telah diangkat oleh khalifah sebelumnya merasa dilangkahi



BAB 7

Kekayaan Dinasti Abbasiyyah

A. Berdirinya Dinasti Abbasiyyah

Dinasti Abbasiyah berkuasa cukup lama, yaitu dari 750 M sampai 1258 Nama dinasti ini merujuk kepada paman Rasul, yakni al-Abbas. Khalifah pertama dinasti Abbasiyyah adalah Abu al-Abbas , bergelar al-saffah . Dalam rentang waktu yang panjang, dinasti ini banyak menorehkan sejarah emas bagi peradaban Islam, tentunya sejarah kelam juga tidak dapat dihilangkan begitu saja.

B. Kehidupan Masyarakat Pada Masa Dinasti Abbasiyah

Setelah berhasil merebut kekuasaan, Abbasiyah mengklaim pemerintahannya mengusung konsep sejati kekhalifahan, yaitu gagasan negara teokrasi. Mereka mengganti total sistem pemerintahan Umayyah yang sekuler. Hal ini berbeda dengan dinasti Umayyah yang memilih nama sebenarnya untuk khalifah. Pada masa pemerintahan Abbasiyah, sistem mementingkan suku dalam pemerintahan berusaha dihilangkan.Dinasti Abbasiyah tidak mempermasalahkan ibu si khalifah berasal dari suku Arab atau bukan, dari ibu yang merdeka atau dari budak. Bahkan, dari sekian banyak khalifah Abbasiyah hanya tiga khalifah yang lahir dari ibu yang merdeka, yaitu Abu al-Abbas, al-Mahdi, dan al-Amin.

C. Masa Keemasan Dinasti Abbasiyah

Ilmu pengetahuan, organisasi militer, karya-karta ilmuwan

D. Keruntuhan Dinasti Abbasiyah

Keruntuhan Dinasti Abbasiyah didorong oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Di antara yang menjadi faktor internal adalah kebijakan menyewa tentara bayaran dari Turki untuk mengamankan pemerintahan. Padahal pada saat itu, khalifah sudah tidak lagi punya kekuatan untuk memaksa propinsi-propinsi membayar pajak ke Baghdad. Faktor internal lainnya adalah kegemaran hidup bermewah yang dilakukan oleh para khalifah sepeninggal Harun ar-Rasyid.Setiap khalifah ingin hidupnya lebih mewah dari khalifah sebelumnya.



BAB 8 

PERADABAN ISLAM DI SPANYOL (ANDALUSIA)

Mereka ini adalah suku liar yang menghuni salah satu provinsi Kekaisaran Roma. Istilah suku liar mengindikasikan bahwa mereka sebelum berhasil menguasai suatu wilayah, kehidupan mereka berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Hidup mereka tergantung dengan alam. Tidak jarang pada saat mereka bertemu dengan suatu perkampungan maka mereka akan melakukan tindakan brutal dengan merampas dan membunuh penduduk kampung tersebut. Mereka gemar melakukan peperangan dengan kelompok lain yang mereka anggap sebagai musuh. Keadaan seperti ini membuat masyarakat Spanyol mendukung mereka. Dukungan yang diberikan oleh masyarakat Spanyol menyebabkan mereka dapat berkuasa di daerah ini selama 200 tahun. Akan tetapi, setelah berkuasa sekian lama, penguasa Gotik Barat melakukan tindakan yang menyebabkan mereka harus angkat kaki dari wilayah Spanyol

A. Penaklukan Spanyol

Sejarah penaklukan Spanyol oleh pasukan Islam banyak menyimpan kisah heroik yang terutama dilakoni oleh pasukan Thariq ibn Ziyad.Sudah umum diketahui bahwa Thariq menghancurkan semua kapalkapal pasukannya untuk membakar semangat anggota pasukannya yang dari segi jumlah kalah dibandingkan pasukan musuh. Pasukan musuh yang menjaga wilayah itu dengan mudah dapat dibuat kocar-kacir oleh pasukan Tharif.Setelah berhasil menaklukkan pasukan musuh, pasukan Tharif kemudian mengambil rampasan perang. Setelah berhasil mendapatkan harta rampasan perang, pasukan ini kembali ke Afrika Utara. PasukanPasukan Tharif selain berhasil membawa harta rampasan perang yang sangat berhargajuga berhasil membuktikan kebenaran cerita dari Julian. Damaskus, Musa juga mengirimkan pasukan penakluk ke Spanyol.Tindakan Musa inilah yang kemudian hari menyebabkannya menerima hukuman dari khalifah meskipun dia berhasil menaklukkan Spanyol.Keberhasilan gemilang pasukan Tharif dan kondisi Spanyol yang membuka peluang untuk ditaklukkan mendorong gubernur Musa ibn Nushair mengirim Thariq ibn Ziyad dan pasukannya ke Spanyol pada tahun 711.

B. Kemajuan Peradaban Islam di Andalusia

Dari sisi ilmu pengetahuan, musik, dan sastra kemajuan peradaban dapat dilihat dari banyaknya ilmuwan atau tokoh-tokoh yang berkarya di wilayah ini Spanyol Islam. Mereka melakukan berbagai penelitian ilmiah sehingga dapat menghasilkan karya-karya atau buku-buku yang berguna bagi orang-orang setelahnya. Mereka juga berhasil menciptakan berbagai penemuan baru yang sangat bermanfaat bagi ilmuwan sesudah mereka.Ilmu matematika, fisika, kedokteran, astronomi, sejarah, botani, filsafat, dan hukum adalah ilmu-ilmu yang berkembang luas di Spanyol Islam.

C. Sumbangsih Islam Andalusia Terhadap Kemajuan Barat

Eropa setelah terjemahannya dibaca oleh pelajar dan sarjana-sarjana. Buku-buku yang banyak diterjemahkan adalah buku-buku dalam bidang hukum, astronomi, dan sejarah. Penerjemah lainnya yang cukup banyak menerjemahkan buku-buku ilmuwan Islam adalah Michael Scot . Oleh karena itu, mereka seringkali mendukung penerjemah yang akan melakukan penerjemahan. Salah satu ilmuwan Spanyol Islam terkemuka yang bekerja di Sisilia adalah Syarif al-Idrisi.Dari teori-teori dasar yang dikembangkan oleh ilmuwan Spanyol Islam selanjutnya ilmuwan Eropa berhasil menciptakan teori-teori yang lebih lengkap dan kompleks. Spanyol Islam selanjutnya ilmuwan Eropa dapat menciptaan penemuan-penemuan yang lebih maju dan canggih. Spanyol Islam telah berhasil membuat bangsa Eropa yang sebelumnya tidak mengenal ilmu pengetahuan, bahkan cenderung tidak menyukainya, menjadi kenal dan menyukainya.

D. Kemunduran dan Kehancuran

Banyak faktor yang menyebabkan kekuasan Islam di Andalusia berakhir.Islam di Spanyol adalah perpecahan di kalangan internal penguasa umatIslam. Akibat perpecahan itu tidak ada penguasa yang kuat. Masingmasing kota dipimpin oleh raja-raja yang berbeda.Mereka terus berusaha merongrong kekuatan penguasa Islam diSpanyol. Pada akhirnya, kesempatan itu mereka dapatkan dan mereka berhasil memusnahkan peradaban Islam di Spanyol untuk selama-lamanya.



BAB 9

PERANG SALIB DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERADABAN ISLAM

A. Penyebab Terjadinya Perang Salib

Ada dua pendapat mengenai sebab terjadinya Perang Salib. Romawi karena kekuatan Islam semakin mengancam wilayah kekuasaannya. Pasukan Islam seringkali mengancam Konstantinopel dan wilayah-wilayah yang dikuasai Bizantium. Alexius Connenus takut terhadap kekutan Islam dikarenakan banyak wilayah kekuasaannya yang berhasil dikuasai oleh pasukan Islam. Paus memunculkan isu Palestina agar rakyat Kristen Eropa mau berjuang melawan Islam. Untuk menguatkan keyakinan rakyat Eropa digunakanlah Salib sebagai simbol perang itu. Dengan penggunaan simbol ini maka resmilah perang ini dinamakan dengan Perang Salib.Pendapat kedua menyatakan bahwa Perang Salib terjadi disebabkan oleh faktor ekonomi. Kekuasaan Islam ketika itu hampir menguasai seluruh wilayah pantai timur dan selatan Laut Tengah. Akibatnya, para pedagang Eropa mengalami kesulitan dalam melakukan perdagangan karena ada di antara penguasa Islam yang melakukan pajak tinggi bagi pedagang Eropa. Untuk merebut wilayah-wilayah itu dikobarkanlah perang Salib.

B. Jalannya Perang Salib

Periode pertama: periode penaklukan. Pada periode ini pasukan Salib berhasil merebut Palestina . Sebelum menduduki Palestina, pasukan Salib berhasil menaklukkan Anatolia Selatan, Tarsus, Antiocia, Allepo, Edessa, Tripoli, Syam, dan Arce. Dalam penaklukan Baitul
Maqdis pasukan Godfrey melakukan pembantaian besar-besaran terhadap penduduk Palestina tanpa membedakan jenis kelamin dan usia. Mereka yang menjadi sasaran pembantaian itu adalah yang beragama Islam dan Yahudi. Bahkan, pemeluk agama Gereja Timur juga ada yang dibantai oleh pasukan Godfrey. Menurut beberapa sumber sejarah, darah penduduk Palestina yang dibunuh mencapai lutut kuda pasukan Godfrey.

Periode kedua: periode reaksi Islam , Antiocia , dan Mesir .
Baitul Maqdis berhasil direbut dari tangan pasukan Salib.
Lambatnya reaksi pasukan Islam dikarenakan kekuatan Islam pada masa periode pertama masih disibukkan dengan perpecahan.
Pasukan Islam disibukkan dengan upaya pemberantasan pemberontakan di kota-kota yang dikuasai Islam. Selain itu, pada periode pertama ada penguasa-penguasa Islam yang satu sama lain saling bermusuhan sehingga apabila satu kota musuh yang dikuasai pasukan Salib tidak akan dibantu oleh pasukan Islam lainnya.

C. Periode Salahudin Al-Ayyubi

Kemenangan pasukan Salahuddin itu menimbulkan reaksi dari Orang Eropa kemudian mengumpulkan pasukan besar guna membalas kekalahan mereka. Peperangan pada periode ini dianggap sejarawan sebagai salah satu operasi militer terbesar sepanjang Abad Pertengahan. Dikarenakan kedua pasukan memiliki kekuatan dan semangat yang sama, maka peperangan besar ini berakhir dengan perdamaian. Selain itu, peziarah yang datang ke Yerusalem tidak boleh diganggu.

D. Implikasi Perang Salib Terhadap Perbedaan Islam

Perang Salib yang berlangsung selama lebih dari dua abad membawa dampak yang besar bagi peradaban Islam dan Barat. Namun demikian, Eropa sebagai kelompok yang mendatangi Timur memiliki implikasi yang sangat baik bagi kemajuan peradabannya. Beberapa keuntungan orang Eropa dengan adanya peperangan ini adalah perdagangan yang semakin luas, mempelajari kesenian, dan penemuan penting, seperti kompas pelaut, kincir angin, dan lain sebagainya. Akibat perang ini, umat Islam bukannya belajar tetapi malah banyak yang terjun ke dunia mistis sehingga untuk selanjutnya peradaban Islam tertinggal jauh dari peradaban Barat sampai sekarang



BAB 10

INVASI MONGOL

A. Asal Usul Bangsa Mongol

Asal mula bangsa Mongol adalah dari masyarakat hutan yang mendiamiSiberia dan Mongol Luar di sekitar danau Baikal dan pegunungan Altani tepatnya di bagian barat laut Cina. Pemimpin atau Khan bangsa Mongol yang pertama diketahui dalam sejarah adalah Yesugei .Temujin yang diberikan kepadanya oleh sidang kepala-kepala sukuMongol yang mengangkatnya sebagai pemimpin tertinggi bangsa itu pada tahun 1206, atau juga disebut Chingis Khan/Raya yang Agung.Pengangkatan itu ketika dia berumur 44 tahun. Perlu diketahui juga, bahwasannya bangsa Mongol adalah bangsa yang pemberani dan tegar dalam berperang.Bangsa Mongol tidak memeluk salah satu dari ketiga agama samawi.Yahudi, Kristen, dan Islam Yasaq.

B. Invasi Mongol Sampai Baghdad Jatuh

Sebelum menundukkan Bagdad, Hulagu Khan terlebih dahulu menguasai pusat gerakan Syi‘ah Isma‘iliyah di Persia Utara pada tahun. Khan menyerang kota Baghdad. Akhirnya, khalifah beserta 300 pejabat tinggi negara menyerah tanpa syarat kepada Hulagu Khan. Mereka yang menyerah itu pada akhirnya dibunuh oleh Hulagu Khan. Hulagu Khan selanjutnya menguasai wilayah yang lebih luas lagi hingga ke Syiria Utara, seperti kota Aleppo, Hama, dan Harim.Selanjutnya Hulagu Khan bermaksud merebut Mesir. Akibat kekalahan itu sikap percaya diri Hulagu Khan mengalami keruntuhan. Praktis setelah kekalahan di ain Jalut pasukan Hulagu Khan tidak pernah lagi melakukan penaklukan besar. Nampaknya Hulagu Khan sadar bahwa keyakinan selama ini salah.Tetapi, pasukan Mamluk berhasil meruntuhkan keyakinan Hulagu Khan tersebut dan menyebabkan dirinya patah semangat serta tidak percaya diri lagi melakukan penaklukan-penaklukan

C. Implikasi Invasi Mongol Terhadap Peradaban Islam

Invasi Mongol terhadap wilayah Islam membawa dampak yang positif maupun negatif terhadap peradaban Islam. Namun demikian, dampak negatif lebih banyak dibandingkan dengan dampak positifnya.Kehancuran tampak jelas dimana-mana, sejak dari wilayah timur hingga ke barat. Kehancuran kota-kota dengan bangunan yang indah-indah dan perpustakaan- perpustakaan yang mengoleksi banyak buku memperburuk situasi ummat Islam. Pembunuhan terhadap umat Islam terjadi, bukan hanya pada masa Hulagu Khan saja yang membunuh khalifah Abbasiyyah dan keluarganya, tetapi pembunuhan dilakukan juga terhadap umat Islam yang tidak berdosa. Seperti yang dilakukan oleh Argun Khan ke empat pada dinasti II Khaniyyah terhadap dampak positifnya adalah setelah para pemimpinnya memeluk agama Budha. Rupanya dia telah mempelajari ajaran agama-agama sebelum menetapkan keislamannya, dan yang lebih mendorongnya masuk Islam adalah karena pengaruh seorang menterinya, Rasyiduddin yang terpelajar dan ahli sejarah yang terkemuka yang selalu berdialog dengannya, dan Nawruz, seorang Gubernurnya untuk beberapa propinsi Syiria. Gazan Khan menyuruh kaum Kristen dan Yahudi untuk membayar Jizyah, dan memerintahkan mencetak uang yang bercirikanIslam, melarang riba‘, dan menyuruh para pemimpinnya menggunakan sorban. Dia gemar pada seni dan ilmu pengetahuan, menguasai beberapa bahasa seperti Mongol, Arab, Persia, Cina, Tibet dan Latin.



BAB 11

ISLAM DI ASIA TENGGARA

Para pedagang dan sufi memiliki andil besar dalam menyebarluaskanIslam di Asia Tenggara. Melalui mereka Islam masuk ke Asia Tenggara dengan jalan damai, terbuka dan tanpa pemaksaan sehingga Islam sangat mudah diterima masyarakat Asia Tenggara.Muslim yang singgah untuk menyebarkan Islam pada warga sekitar pesisir.Terdapat beberapa sarana yang mempermudah proses masuknya Islam ke Asia Tenggara, yaitu melalui perdagangan, perkawinan, Tasawuf, pendidikan, kesenian, dan politik.

A. Malaka

Kesultanan ini terletak di Semenanjung Malaka. Islam di Malaka berasal dari Kesultanan Samudera Pasai.

B. Sarawak, Sulu, Dan Mindanau

Sultan ini menikah dengan putri Raja Baguinda, yang berasal dari Muhammad Kabungsuwan, pendiri Kesultanan Maguindanao, yang tiba di Mindanao pada 1515, ayahnya berasal dari Arab dan ibunya adalah keluarga Kesultanan Johor . Filipina menjelma menjadi penjajah yang lainnya, bahkan sama kejamnya. Namun kekurangannya, pada saat yang sama juga hal itu memecah kekuatan bangsa Moro menjadi faksi-faksi yang melemahkan perjuangan mereka sendiri secara keseluruhan. Liberation Front , pimpinan Nurulhaj Misuari, yang berideologikan nasionalis-sekuler.
Filipina Selatan. Tentu saja perpecahan ini lagi-lagi memperlemah perjuangan bangsa Moro secara keseluruhan dan memperkuat posisi pemerintah Filipina dalam menghadapi mereka.

C. Thailand, dan Birma (Myanmar)

Kaum muslimin yang merupakan minoritas memang merasa tertekan dan tertindas. Dengan bukti terjadinya berbagai pemberontakan bersenjata yang selalu timbul sejak awal abad ini.Syafi‘i yang merupakan madzab paling besar dikalangan umat Islam Di Bangkok terdaftar sekitar 2000 bangunan masjid yang sangat megah dan indah. Golongan Tradisional dan golongan ortodoks telah menerbitkan majalah Islam

D. Singapura

Proses Islamisasi yang terjadi di Singapura tidak bisa dilepaskan dari keberadaan etnis Melayu yang mendiami pulau itu. Namun persoalan yang sejak permulaan dirasakan dalam perkembangan komunitas Muslim Singapura adalah kurangnya pemimpin tradisional pribumi. Hal ini kemudian berpengaruh terhadap kepentingan-kepentingan mereka ketika berhadapan dengan pemerintah, kolonial Inggris, yang memiliki prioritas tersendiri. Muslim pribumi adalah yang sejak awal sudah bertempat tinggal di sana.

E. Brunei

Islam mulai berkembang dengan pesat di Kesultanan Brunei sejak Syarif Ali diangkat menjadi Sultan ke-3 Brunei pada tahun 1425. Mazhab Syafii, di Brunei juga demikian. Islam Berajabsebagai falsafah negara dengan seorang sultan sebagai kepala negaranya



BAB 12

ISLAM NUSANTARA

A. Teori Kedatangan Islam Di Nusantara

Gujarad Persia. Penganut teori ini mendasarkan teorinya denganTeori ini menyatakan bahwa Islam di Nusantara berasal dari Cina.

B. Sejarah Awal Masuknya Islam Ke Nusantara

Gelombang pertama pada abad ke 1 H/7 M. 6 H/13 M, dipimpin oleh Sayyid Jamaluddin al-Akbar al-Husaini, yang anak cucunya lebih dari 17 orang tiba di Gresik. Gelombang ketiga pada abad ke 9 H/16 M, dipimpin oleh ulama Arab dan Tarim, Hadramaut.

C. Perkembangan Peradaban Islam Sebelum Kemerdekaan 

Pada masa ini, banyak kerajaan-kerajaan besar yang menggunakan Islam sebagai pedoman dalam kehidupan kerajaan. Kerajaan-kerajaan tersebut memberikan kemajuan di masing-masing wilayah kekuasaannya. Namun demikian, kerajaan-kerajaan Islam tidak ada yang menguasai kepulauan Nusantara secara keseluruhan. Kegagalan kerajaan Islam nampaknya dikarenakan kedatangan bangsa Eropa yang dalam segi kemampuan militer memiliki keunggulan.Satu persatu kerajaan Islam ditaklukkan oleh bangsa Eropa. Tidak adanya kerajaan Islam yang menguasai secara total kepulauan Nusantara mengakibatkan tidak adanya pengaruh Islam dalam perpolitikan di Indonesia.

D. Islam Pada Masa Revolusi (1945-1949)

Partai ini tidak terorganisasikan secara teratur, dan mengalami perpecahan utama di dalamnya antara para pemimpin Islam tradisionalis dan modernis

E. Islam Pada Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)

Mereka mengambil kesempatan untuk memasukkan kembali ke dalam 22 April 1959 dalam keterangannya, sebagai jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan dari para wakil Islam di Konstituante, menyatakan bahwa Piagam Jakarta ―menjiwai‖ UUD 1945, dan oleh karena itu, memberi dasar bagi pelaksanaan hukum agama. Jawaban dari pemerintah itu tentu saja tidak memuaskan kalangan Islam. Maka ketua Fraksi Islam di Konstituante, yang saat itu dijabat oleh KH Masjkur dari NU, mengemukakan mosi agar ketujuh kata tersebut di atas dapat masuk lagi dalam mukaddimah UUD 1945. Konstituante, Islam politik kembali gagal merealisasikan cita-cita terbentuknya negara Islam. Demokrasi Terpimpin, peran dari partai-partai Islam mengalami penurunan.


F. Islam Pada Masa Demokrasi Terpimpin (1960-1965)

Pada tahun 1957, partai Islam Masjumi bukan saja tambah renggang dan asing dari Soekarno tetapi juga tambah bertentangan secara konfrontatif dengan Presiden. Presiden bahwa partai Masjumi harus dibubarkan. Dalam waktu 30 hari sesudah tanggal keputusan ini, yaitu 17 Agustus 1960, pimpinan partai Masjumi harus menyatakan partainya bubar. Kalau tidak, partai Masjumi akan diumumkan sebagai partai terlarang.Dengan bubarnya Masjumi, NU menjadi parpol Islam terbesar.

G. Islam Pada Masa Orde Baru

Munculnya harapan itu dikarenakan beberapa tindakan pemerintah Orde Baru yang menunjukkan pemihakan kepada umat Islam, seperti pembebasan tokoh-tokoh Islam dan diizinkannya koran dan majalah Islam diterbitkan kembali setelah sebelumnya pada masa Soekarno dilarang. Selain itu, umat Islam berkeyakinan bahwa mereka memiliki peran yang besar dalam memberangus gerakan komunis di Indonesia. Dengan aktifnya umat Islam dalam politik, maka harapan untuk kembali mengajukan Piagam Jakarta sebagai dasar negara dan pelaksanaan agenda-agenda yang menguntungkan umat Islam dapat direalisasikan. Tahap pertama yang dilakukan oleh umat Islam untuk mewujudkan harapannya adalah merehabilitasi Masjumi


H. Islam Pada Masa Reformasi

Setelah rezim Orde Baru runtuh pada tahun 1998 kembali muncul harapan baru bagi Islam di kancah perpolitikan Indonesia. Umat Islam seakan berlomba-lomba mendirikan partai Islam. Total ada 48 partai baru yang mengikuti pemilu tahun 1999, termasuk di dalamnya partaipartai Islam. PEMILU 1999 misalnya, diwarnai dengan maraknya para kiai membela partai politiknya masing-masing sesuai dengan basis keulamaan mereka.Ulama-ulama NU terdapat pada partai PKB, yang merupakan satusatunya partai yang direstui PBNU. Secara individu, para kiai NU mendirikan partai-partai seperti PKU yang didirikan K. Syukron Makmun, dan PPP yang banyak didukung ulama NU seperti K. Kondisi umat Islam yang dikotak-kotakkan oleh kepentingan politik tersebut menyebabkan umat Islam tidak bisa memenangkan pemilu. Parta-partai yang berideologikan Islam keok dalam pemilu tahun 1999. Belajar dari kekalahan dalam pemilu tersebut, kalangan Islam mencoba bersatu dalam pemilihan presiden.Seorang tokoh Muhammadiyah, yang notabene adalah ormas.



BAB 13

DINASTI SYAFAWI DAN DINASTI MUGHAL

A. Dinasti Syafawi

Gerakan Militer Safawi yang dipimpin oleh Haidar di pandang sebagai rival politik oleh AK Koyunlu setelah ia menang dari Kara Akan tetapi Ya'kub pemimpin AK Koyunlu menangkap dan memenjarakan Ali bersama saudaranya, Ibrahim, Ismail dan ibunya di Fars . Mereka dibebaskan oleh Rustam, putera mahkota AK Koyunlu dengan syarat mau membantunya memerangi saudara sepupunya. Periode selanjutnya, kepemimpinan gerakan Safawi di serahkan pada Ismail. Pasukan yang di persiapkan itu diberi nama Qizilbash .M, pasukan Qizilbash dibawah pimpinan Ismail menyerang dan mengalahkan AK Koyunlu di sharur dekat Nakh ChivanKerajaan Safawi terselamatkan dengan pulangnya Sultan Usmani. Hal ini di karenakan sering terjadinya peperangan melawan kerajaan Usmani yang lebih kuat, juga sering terjadi pertentangan antara kelompok dari dalam kerajaan Safawi sendiri. Kondisi kerajaan Safawi yang memprihatinkan itu baru bisa diatasi setelah raja Safawi kelima, Abbas I naik tahta . Berusaha menghilangkan dominasi pasukan Qizilbash dengan cara membentuk pasukan baru yang berasal dari budak-budak dan tawanan perang bangsa Georgia, Armenia dan Sircassia. Ia berhasil mengatasi gejolak politik dalam negeri yang mengganggu stabilitas negara dan sekaligus berhasil merebut kembali beberapa wilayah kekuasaan yang pernah direbut oleh kerajaan lain seperti Tabriz, Sirwan dan sebagainya yang sebelumnya lepas direbut oleh kerajaan Usmani.

B. Dinasti Mughal

Kerajaan Mughal merupakan salah satu warisan peradaban Islam diIndia. Kerajaan Mughal merupakan kelanjutan dari kesultanan Delhi, sebab ia menandai puncak perjuangan panjang untuk membentuk sebuah imperium India muslim yang didasarkan pada sebuah sintesa antara warisan bangsa Persia dan bangsa India.
Persia dengan budaya India dan Islam melahirkan budaya Islam India yang dikembangkan oleh Dinasti Mughal. Pada masa Aurangzeb berhasil disusun sebuah risalah hukum Islam atau upaya kodifikasi hukum Islam yang dinamakan fattawa alamgiri. Kodifikasi ini menurut hemat penulis ditujukan untuk meluruskan dan menjaga syari'at Islam yang nyaris kacau akibat politik Sulakhul dan Din-i- Ilahi. Munculnya beberapa karya sastra tinggi seperti Padmavat yang mengandung pesan kebajikan manusia gubahan Muhammad Jayazi, seorang penyair istana.Aini Akbari yang berisi sejarah Mughal dan pemimpinnya. Taman-taman kreasi Moghul menonjolkan gaya campuran yang harmonis antara Asia Tengah, Persia, Timur Tengah, dan lokal. Kemerosotan moral dan hidup mewah di kalangan elite politik, yang mengakibatkan pemborosan dalam penggunaan uang negara. Pendekatan Aurangzeb yang terlampau «kasar» dalam melak¬sanakan ide-ide puritan dan kecenderungan asketisnya, sehingga konflik antaragama sangat sukar diatasi oleh sultan-sultan sesudahnya.



BAB 14

DINASTI UTSMANI (OTTOMAN)

A. Asal Usul Dinasti Utsmani

Nama Usmani diambil dan dibangsakan kepada nenek moyang mereka yang pertama, Sultan Usmani Ibnu Sauji Ibnu Arthogol Ibnu yang mendiami daerah Mongol dan daerah utara negeri Cina kurang lebih tiga abad. Mereka masuk Islam pada abad ke-9/10 ketika menetap di Asia Tengah .Dibawah pimpinan Orthogul, mereka mengabdikan diri kepada Sultan Alaudin II yang sedang berperang melawan Bizantium. Kepemimpinan dilanjutkan oleh puteranya, Usman. Putera Ertoghrul inilah yang dianggap sebagai pendiri kerajaan Usmani. Usman memerintah antara tahun 1290-1326 M. Setelah wafatnya Sultan Alaudin tersebut, Usman memproklamasikan kemerdekaannya dan berkuasa penuh atas daerah yang didudukinya.Penguasa pertamanya adalah Usman yang sering disebut Usman I. Padisyah al-Usman tahun 1300 M setapak demi setapak wilayah kerajaan diperluas

B. Puncak Kegemilangan Dinasti Utmani

Dinasti Usmani atau Ottoman mencapai puncak kejayaan pada masa kejayaan ini dilanjutkan oleh raja-raja berikutnya, seperti Sultan Sulaiman al-Qanuni. Ottoman sebagai kekaisaran terkuat di dunia dia tidak hanya mengarahkan ekspansinya ke salah satu arah Timur dan Barat, tetapi seluruh wilayah yang berada di sekitar Ottoman.
Harus diakui bahwa dalam bidang ilmu pengetahuan di Turki Usmani tidak terlalu menonjol karena mereka lebih memfokuskan pada kekuatan militernya, sehingga dalam khasanah intelektual Islam tidak ada ilmuan yang terkemuka dari Turki Usmani. Jika membandingkan rentang waktu kekuasaan Turki Ottoman dengan Dinasti Abbasiyah maka dua kekaisaran ini hampir memiliki rentang waktu kekuasaan yang sama.

C. Keruntuhan Dinasti Utsmani

Wilayah Kekuasaan yang sangat luas. Hal ini menyebabkan wilayah-wilayah yang jauh dari pusat mudah direbut oleh musuh dan sebagian berusaha melepaskan diri.Terjadinya stagnasi dalam lapangan ilmu dan teknologi kemajuan militer yang tidak diimbangi dengan kemajuan ilmu dan teknologi menyebabkan kerajaan Usmani tidak sanggup menghadapi persenjataan musuh dari Eropa yang lebih maju.



BAB 15

PERKEMBANGAN ISLAM DI NEGARA-NEGARA MODERN

A. Turki

Secara geografis Turki terletak di dua benua, yaitu Benua Asia dan Eropa. Bangsa Turki diperkirakan berasal dari Asia Tengah. Secara historis, bangsa Turki mewarisi peradaban Romawi di Anatolia, peradaban Islam, Arab dan Persia sebagai warisan.Islam adalah agama terbesar di Turki. Ottoman menguasai Turki pada tahun 1400-an pemeluk Islam di Turki semakin banyak Kemal dalam peperangan, yang dikenal sebagai perang kemerdekaan Turki, semula bertujuan untuk mempertahankan kemerdekaan Turki dari rebutan negara-negara sekutu. Namun pada perkembangan selanjutnya gerakan ini diarahkan untuk menentang Sultan.

B. Mesir

Islam masuk ke wilayah Mesir pada tahun 628 M. Amr bin Ash memasuki Mesir dan kemudian diperkuat pasukan Zubair bin Awwam berkekuatan 4000 orang. Sejak itu, Mesir menjadi wilayah kekuasaan pihak Islam. Dinasti Abbasiyah, Mesir menjadi salah satu provinsi. Mesir baru menjadi pusat kekuasaan pada akhir abad ke-10 M. Muiz Lidinillah membelot dari kekuasaan Abbasiyah di Baghdad, untuk membangun kekhalifahan sendiri yang berpaham Syi‘ah.Khalifah Muiz membangun Masjid Besar Al-Azhar yang dirampungkan pada 17 Ramadhan 359 H, 970 Masehi. Inilah yang kemudian bekembang menjadi Universitas Al-Azhar sekarang, yang juga merupakan universitas tertua di dunia saat ini.

C. Saudi Arabia

Arabia adalah Muslim Syiah, yang sebagian besar tinggal di Provinsi saat ini, Arab Saudi termasuk salah satu negara terkaya. Dengan pemasukan terbesar dari minyak bumi dan haji, Arab Saudi dapat menikmati semua kelebihan yang diterimanya. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi ini dikarenakan mereka sudah menikmati keuntungan dari ―pernikahan‖ antara Su‘ud dengan Wahabi. Kekayaan besar yang dimiliki oleh Kerajaan Arab Saudi sebagian juga digunakan untuk membangun proyek-proyek prestisius dan ambisius.

D. Iran

Iran atau Persia adalah sebuah negara Timur Tengah yang terletak di Iran sejak zaman kuno, hingga tahun 1935 Iran masih dipanggil Persia di dunia Barat

E. Eropa

Kathedtral setelah memohon izin Uskup Cordoba, bahkan, walikota Tulio Anguila melaksanakan teori kerukunan beragama yang menawarkan umat Islam menggunakan taman kota dengan diberi kemah besar untuk melaksanakan shalat Idul Adha dan shalat berjamaah. Di Belgia, berdiri pula gedung Islamic Center sebagai pusat kegiatan dakwah Islam. Jumlah umat Islam disana sekitar 150.000 orang. Pada tahun 1980 di Brussel diselanggarakan Mukhtamar Islam Eropa.Agama Islam diakui agama resmi setelah Kristen. Di kota ini pula telah dibentuk federasi organisasi Islam dipimpin Abdul Wahid Van Bomel . Hal ini didukung dengan kepeloporannya dalam pemindahan Universitas Islam Toledo di Spanyol ke Inggris. Mozarabes salah satu tokoh yang amat berjasa dan aktif dalam penyebaran ilmu pengetahuan agama Islam

F. Amerika

Kathedtral setelah memohon izin Uskup Cordoba, bahkan, walikota Tulio Anguila melaksanakan teori kerukunan beragama yang menawarkan umat Islam menggunakan taman kota dengan diberi kemah besar untuk melaksanakan shalat Idul Adha dan shalat berjamaah. Di Belgia, berdiri pula gedung Islamic Center sebagai pusat kegiatan dakwah Islam. Jumlah umat Islam disana sekitar 150.000 orang. Pada tahun 1980 di Brussel diselanggarakan Mukhtamar Islam Eropa.Agama Islam diakui agama resmi setelah Kristen. Di kota ini pula telah dibentuk federasi organisasi Islam dipimpin Abdul Wahid Van Bomel . Hal ini didukung dengan kepeloporannya dalam pemindahan Universitas Islam Toledo di Spanyol ke Inggris. Mozarabes salah satu tokoh yang amat berjasa dan aktif dalam penyebaran ilmu pengetahuan agama Islam










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perkembangan Periode Sekolah Dasar

https://pin.it/bPJzXGZfh Anak-anak merupakan generasi yang akan mempunyai kehidupan yang sejahtera bagi bangsa. Anak pada kelompok usia ini ...