https://pin.it/bPJzXGZfh
Anak-anak merupakan generasi yang akan mempunyai kehidupan yang sejahtera bagi bangsa. Anak pada kelompok usia ini tumbuh dan berkembang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Menurut (Yusuf dan Samsu, 2006) perkembangan berarti kemajuan terus menerus yang dimulai pada diri anak, sejak anak mulai memasuki dunia atau meninggal dunia.
Menurut Hurlock, perkembangan berarti serangkaian fenomena berbeda yang terjadi berdasarkan kedewasaan dan pengalaman (Masganti, 2012). Anak-anak berkembang paling baik ketika perkembangan terjadi di setiap tahap perkembangan dan dalam setiap aktivitas. Anak-anak berusia antara 6 dan 12 tahun termasuk dalam kategori sekolah dasar. Anak-anak tahun ini berkembang sangat cepat.
Perkembangan seorang anak mempunyai pola yang unik tergantung pada jenis perkembangannya. Beberapa bidang yang berkembang paling pesat selama tahun-tahun dasar adalah perkembangan bahasa, emosi dan sosial anak-anak. Bahasa merupakan aspek penting dalam kehidupan anak, terutama pada usia komunikasi dimana bahasa digunakan sebagai alat komunikasi (Silawati, 2016). Gangguan perkembangan bahasa anak dapat memengaruhi kemampuannya dalam berbicara dan berkomunikasi.
Selain bahasa, emosi anak juga memegang peranan penting dalam perkembangannya. Emosi adalah emosi spesifik yang ditunjukkan seseorangterkait dengan topik atau keyakinan tertentu (Latifa, 2017). Perkembangan emosi dapat menimbulkan masalah bagi tumbuh kembang anak. Di sini emosi menjadi faktor utama yang mempengaruhi perilaku manusia, yang dalam hal ini juga mencakup perilaku belajar. Menurut American Academy of Pediatrics, perkembangan emosi mengacu pada kemampuan anak untuk mengelola dan belajar mengekspresikan emosi positif dan negatif. Jalin hubungan dengan anak lain dan anak yang lebih besar. (Nurmitasari, 2015).Perkembangan psikologis erat kaitannya dengan perkembangan sosial anak. Jika seorang anak dapat terhubung dengan orang lain dan memiliki emosi yang positif, maka ia akan lebih mudah berinteraksi dengan orang lain.
Oleh karena itu, perkembangan emosi dan perkembangan sosial disebut perkembangan sosial. Perkembangan sosial adalah proses mencapai kematangan dalam hubungan sosial dan belajar untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan terhadap norma dan nilai kelompok. Pada dasarnya perkembangan sosial siswa sekolah dasar ditandai dengan meluasnya hubungan dan interaksi selama belajar di dalam kelas dan bermain di luar kelas. Selain dengan keluarga, anak juga mulai menjalin hubungan baru dengan teman-temannya (Tusyana dan Tregginas, 2019).
Mengingat pentingnya bahasa, perkembangan emosi dan sosial, harus ada penelitian mengenai hal ini. Penelitian tentang perkembangan linguistik, emosional dan sosial dapat bermanfaat bagi guru sekolah. Karena Anda bisa melihat perkembangan anak. Guru dapat menggunakan strategi, metode, dan materi pembelajaran yang sesuai untuk anak
Referensi:
Dewi, M. P., Neviyarni, S., & Irdamurni, I. (2020). Perkembangan bahasa, emosi, dan sosial anak usia sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 1-11.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar