Jumat, 26 Juli 2024

Pertumbuhan Anak Usia Prasekolah

    Anak usia prasekolah adalah anak yang berusia antara 3 sampai 6 tahun, pada periode ini pertumbuhan fisik melambat dan perkembangan psikososial serta kognitif mengalami peningkatan. Anak mulai mengembangkan rasa ingin tahunya, dan mampu berkomunikasi dengan lebih baik. Permainan merupakan cara yang digunakan anak untuk belajar dan mengembangkan hubungannya dengan orang lain (DeLaune & Ladner, 2011)

A. Pengertian Pertumbuhan

    Pertumbuhan adalah perubahan kuantitatif (yang dapat diukur) pada ukuran tubuh dan bagian-bagiannya, seperti peningkatan jumlah sel, jaringan, struktur, dan sistem. Misalnya pertumbuhan fisik seseorang baik tinggi badan, berat badan, kepadatan tulang dan struktur gigi serta polanya dapat diprediksi. Fase pertumbuhan paling cepat terjadi pada masa prenatal, masa kanak-kanak dan remaja (DeLaune dan Ladner, 2011). Definisi lain dari pertumbuhan mengacu pada perubahan ukuran, jumlah, ukuran, atau ukuran sel, organ, dan individu. Bisa diukur dengan berat badan (gram, kilogram), tinggi badan (cm, meter), umur tulang, dll. (Ikatan Dokter Indonesia, 2003). tinggi badan dan kemampuan fungsional (Bowden dan Greenberg, 2010).
    Pertumbuhan normal mengacu pada perubahan tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala yang memenuhi standar yang ditetapkan untuk populasi tertentu. Laju pertumbuhan ditafsirkan dalam kontekspotensi genetik seorang anak. Pertumbuhan normal mencerminkan kesehatan dan gizi secara umum. Memahami pola pertumbuhan normal memungkinkan deteksi dini kelainan patologis (misalnya, penambahan berat badan yang buruk karena gangguan metabolisme, perawakan pendek karena penyakit radang usus) dan dapat mencegah penilaian yang tidak perlu pada anak-anak dengan variasi normal dalam pertumbuhan yang dapat diterima (Lifshitz dan Cervantes, 1996).
   Perkembangan fisik setiap orang ditentukan oleh pola pewarisan genetik kromosom. Seorang anak yang belum lahir memulai kehidupan dengan ciri-ciri fisik khusus. Faktor lingkungan sejak kelahiran anak hingga tahun-tahun awal memberikan pengaruh psikologis awal dan kontak sosial melalui pengalaman positif atau negatif dengan orang tua dan pengasuh. Misalnya pengaruh lingkungan sekitar anak dapat berkembang melalui pengasuhan langsung atau dari keluarga, perkembangan dipengaruhi oleh berbagai pengalaman perkembangan psikososial, kognitif, moral dan spiritual yang difasilitasi oleh komunikasi dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Memahami berbagai variabel yang saling terkaitpada tahapan kehidupan tertentu melalui teori pertumbuhan danperkembangan manusia (DeLaune dan Ladner, 2011)

B. Pertumbuhan Fisik Anak Usia Prasekolah

https://pin.it/1aFajuVQl

    Tubuh anak prasekolah tumbuh 6,5-7,8 cm per tahun. Rata-rata tinggi badan anak usia 3 tahun 96,2 cm, usia 4 tahun 103,7 cm, dan usia 5 tahun 118,5cm. Pertambahan berat badan pada usia prasekolah kurang lebih 2,3 kg per tahun. Rata-rata berat badan anak usia 3 tahun adalah 14,5 kilogram, dan pada usia 5 tahun meningkat menjadi 18,6 kilogram. Tulang tumbuh sekitar 5-7,5 sentimeter per tahun. Menurunnya pertumbuhan lemak dan otot bayi pada masa prasekolah membuat anak menjadi lebih kuat dan dewasa. Panjang tengkorak juga sedikit bertambah sehingga membuat rahang bawah lebih menonjol. Rahang atas mengembang selama prasekolah untuk mempersiapkan gigi permanen, biasanya dimulai pada usia 6 tahun (Kyle, 2012; MedlinePlus, 2019). 

C. Pematangan Sistem Organ Anak Usia Prasekolah

1 Pernafasan – Ukuran struktur pernapasan terus bertambah – Jumlah alveoli terus meningkat, mencapai jumlah orang dewasa sekitar 7 tahun. – Pipa Eustachius relatif pendek dan lurus. 

2 Jantung – Denyut jantung menurun – Tekanan darah sedikit meningkat selama usia prasekolah – Suara Murmur jantung yang bukan kelainan dapat didengar dengan auskultasi – Pemisahan bunyi jantung kedua kadang terdengar dengan jelas. 

3 Gigi – Anak prasekolah harus memiliki 20 gigi sulung pada usia 3 tahun.

4 Usus – Usus kecil terus bertambah panjang. – Buang Air Besar (BAB) sebanyak satu atau dua kali sehari. – Anak usia 4 tahun umumnya memiliki kontrol usus yang sudah baik. 

5 Uretra – Uretra atau Saluran Kencing tetap pendek pada anak laki-laki dan perempuan, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih dibandingkan dengan orang dewasa 

6 Kandung Kemih – Anak biasanya sudah mampu mengontrol kandung kemih, ketika berusia 4 dan 5 tahun, tetapi terkadang kehilangan kontrol khususnya dalam situasi stres atau menegangkan. 

7 Tulang dan otot – Tulang terus bertambah panjang dan otot-otot terus menguat dan menjadi dewasa. 

8 Sistem Otot – Sistem muskuloskeletal masih belum sepenuhnya matang, membuat anak-anak prasekolah rentan terhadap cedera, terutama dengan aktivitas berlebihan.



https://pin.it/4QJ5wj2Ow

Referensi:

Mansur, A. R., & Andalas, U. (2019). Tumbuh kembang anak usia prasekolah. Andalas University Pres1(1).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perkembangan Periode Sekolah Dasar

https://pin.it/bPJzXGZfh Anak-anak merupakan generasi yang akan mempunyai kehidupan yang sejahtera bagi bangsa. Anak pada kelompok usia ini ...